Air kelapa muda memiliki manfaat untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman. Selama ini air kelapa muda banyak digunakan di laboratorium, sebagai nutrisi tambahan di dalam media kultur jaringan. Air kelapa muda merupakan endosperm cair yang terbentuk setelah terjadi pembuahan atau peleburan inti sperma dengan inti sel telur. Oleh karena itu, di dalam air kelapa muda terkandung zat yang mempunyai aktifitas pembelahan sel seperti sitokinin (Hendaryono dan Wijayani, 1994), yang dapat dijadikan regulator bagi pertumbuhan. Air kelapa muda selain memiliki komposisi gizi yang baik, juga memiliki hormon pertumbuhan seperti giberelin (Radley dan Dear, 1985).
Air kelapa muda memiliki karakteristik cita rasa yang khas. Di samping itu, air kelapa muda juga mempunyai kandungan gizi. Kandungan yang terdapat di dalam air kelapa muda tidak hanya unsur makro, tetapi juga unsur mikro. Air kelapa muda juga mengandung vitamin C dan B kompleks serta protein dalam jumlah kecil (lampiran 1). Meskipun kandungan protein air kelapa muda hanya 0,1%, tetapi Arginin (ARG) 12,75%, Alanin (ALA) 2,41%, Sistein (CYS) 1,17%, dan Serin (SER) 0,91% merupakan empat jenis asam amino yang lebih tinggi dibanding dengan yang terkandung pada protein susu sapi. Menurut Thampan (1981), air kelapa muda mengandung kadar protein (0,1%), kadar karbohidrat (4%). Menurut Kemala dan Velayutham (1978), air kelapa muda mengandung kadar gula total (5,6%), Nitrogen (432 mg/L), Fosfor (186 mg/L), Kalium (7300 mg/L). Air kelapa muda juga mengandung beberapa mineral lainnya seperti Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Chlorida (Cl), Sulfur (S), Besi (Fe), Mangan (Mn), Seng (Zn), dan Tembaga (Cu). Menurut Yusnida, Syafii dan Sutrisna (2006), air kelapa muda mengandung zat pengatur tumbuh seperti auxin (0,07 mg/L), sitokinin (5,8 mg/L), dan giberelin (sedikit).


0 komentar:
Posting Komentar